Senin, 09 Agustus 2021

Homeschooling

 'bocah kok ora sekolah, sesok ki meh dadi opo' 

Sepenggal kalimat yg selalu di lontarkan orangtua bahwa untuk menjadi sesuatu atau menjadi orang sukses harus sekolah bukan belajar. Daaan sukses itu sendiri di samakan dg karir yg bagus dan harta yg melimpah, padahal arti kata sukses itu luas. 

Awal mula tertarik untuk meng-HS-kan anak-anak adalah saat dimana saya merasa sekolah bukan tempat yg aman untuk anak-anak. Yaaa.. Waktu itu anak pertama saya adalah korban bullying di sekolahnya, Berkali-kali saya paksa untuk sekolah dan berkali-kali pula dia menangis tidak mau sekolah (dan sampai saat ini saya merasa bersalah 😭). Trauma itu dibawa sampai saat kami sudah pindah domisili, saat kami ngobrol dan ada obrolan tentang bullying dia masih merasa geram dan menangis mengingat semua kejadiannya dulu.

Apapun alasan kita meng-HS-kan anak-anak,yang terpenting adalah kita harus mau ikut belajar. Karena Homeschooling bukan memindahkan sekolah ke rumah dengan mengundang para guru,tapi menggali mengeluarkan kepintaran/bakat anak agar terarah. Karena anak bukanlah sebuah kertas kosong, mereka lahir sudah membawa bakat dan gift dari Alloh SWT.



Homeschooling

  'bocah kok ora sekolah, sesok ki meh dadi opo'  Sepenggal kalimat yg selalu di lontarkan orangtua bahwa untuk menjadi sesuatu atau...